WebSite Telah dikunjungi
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini255
mod_vvisit_counterKemarin349
mod_vvisit_counterMinggu ini604
mod_vvisit_counterMinggu lalu2070
mod_vvisit_counterBulan ini3271
mod_vvisit_counterBulan lalu12251
mod_vvisit_counterKeseluruhan638697

Online (20 minutes ago): 5
Your IP: 54.90.92.204
,
Today: Dec 11, 2017
KOH AMAR YAHWEH OSAH YAHWEH YOTSER OTAH LAHAKINAH YAHWEH SHEMO........Beginilah Firman Yahweh Pencipta, Yahweh yang telah membentuknya dan mengukuhkannya: YAHWEH adalah Nama-Nya. (YeremiYah 33:2)

Natal adalah perayaan pemujaan dewa matahari

PERAYAAN NATAL ADALAH PERAYAAN KAFIR YANG DI ADOPSI OLEH KRISTEN

Setiap menjelang bulan Desember orang2 Kristen sibuk mempersiapkan perayaan Natal yang katanya adalah kelahiran Yeshua ke dunia ini, dari tahun ketahun turun temurun mereka bersuka cita saling memberi ucapan selamat Natal, ucapan damai dibumi damai dihati seolah mewarnai menambah suasana menjadi indah saling bermaaf-maafan, hari raya yang dirayakan turun temurun ini seolah sudah menyatu dg kekristenan tanpa orang mau menyelidiki

dari mana asal mula hari raya Natal ini, padahal bila kita mau benar2 belajar Firman Tuhan, tidak pernah ada cerita Yeshua lahir dibulan Desember yang bila di singkronkan dengan penanggalan Yahudi akan jatuh pada bulan Tevet (Desember-Januari) yang adalah bulan yang sangat dingin, kira2 dinginnya bisa mencapai 5 derajad celcius, mana ada gembala2 yang menggembalakan domba di padang dalam suasana yang sangat dingin, padahal dalam kitab suci tertulis bahwa sewaktu Yeshua lahir para gembala di padang di datangi oleh malaikat Tuhan yang memberitahu kalau ada penyelamat dunia yang telah lahir di dunia ini yaitu Yeshua (Luqas 2:8-20) Sungguh Sangat disayangkan, hari raya yang dirayakan oleh orang Kristen diseluruh dunia ini sebenarnya berasal dari hari raya para penyembah dewa2 yang tidak ada kaitannya sama sekali dengan kitab suci aslinya, dengan berbagai alasan mereka menolak keaslian hari raya yang telah tertulis dalam kitab suci yaitu 7 hari raya (Wayiqra/ Imamat 23) tetapi malah menerima dengan sukacita hari raya2 kafir yang tidak jelas juntrungannya, kalau direnungkan dalam2.... ah... sangat mengerikan... fenomena apa ini? Marilah sekarang kita lihat asal mula hari raya Natal yang sebenarnya adalah hari raya pemujaan terhadap dewa matahari atau yang mereka kenal dengan Saturnalia Celebrate. Perayaan ini sebenarnya adalah bikinan Kaisar Konstantin pada tahun 325, saat dia menang perang melawan jendral Maximeus dan memproklamirkan kekristenan menjadi agama negara, semua orang dipaksa untuk menjadi orang Kristen dan perayaan Saturnalia Celebrate yang adalah perayaan tradisi Roma dan para penyembah dewa matahari diubah dengan serta merta dan  figur dewa Saturnalia diganti dengan figur Yeshua (Mereka menyebutnya Yesus), bukan cuma sampai disitu saja tetapi semua tata cara Ibrani ditolak dengan alasan orang Kristen itu bukan orang Yahudi, sehingga apa saja yang bernuansa Yahudi dianggap sebagai idiologi yang tidak boleh di ikuti, inilah kekacauan yang sangat luar biasa, bahkan dengan konyolnya Konstantin memaksa org Kristen atas nama negara untuk merayakan kelahiran Yeshua tanggal 25 Desember, pada waktu itu memang orang2 yang percaya kepada Yeshua merasa keberatan, tetapi apakah mereka berani melawan fatwa Konstantin ini? kalau mereka menolak maka rumah ibadah pasti rata dengan tanah karena dianggap melawan penguasa, tetapi kalau menerima, mereka tahu kalau hal itu salah dan tidak ada relefansinya apa2 dalam kitab suci juga tidak ada, maka mereka bersidang melalui sidang konsili di Nicea sbg induk dari konsili2 yang dibawahnya, yang dikenal dengan konsili Nicea, diputuskan untuk mengikuti kemauan Konstantin, toh jemaat tidak akan tahu yang penting ada nama Yeshua yang dimasukkan. (Bagaimana jika anda yang lahir tanggal 10 Oktober dirayakan tanggal 8 Juni semau-maunya sendiri, oleh orang lain, anda protes nggak ya?) jelas protes ya...? Akhirnya dengan keputusan itu maka semua konsili dibawah konsili NIcea, seperti Konsili Trulo/ Quinesex tahun 692 harus tunduk pada atasan, bahkan lebih radikal lagi mereka akan memecat orang Kristen, barangsiapa ada yang berani merayakan hari raya keagamaan orang Yahudi (7 Hari raya), mereka harus tunduk pada aturan Konstantin (anda juga khan tunduk pada Konstantin? tapi nggak ding... wong anda udah tahu kebenaran kok ya...?)
Kalau kita melihat seputar Natal, sangat banyak sekali penyimpangan2 seperti misalnya adanya Sinterklas atau Santa Klaus yang naik kereta yang bisa terbang dengan ditarik rusa, cerita2 ini sengaja tidak diceritakan disini karena banyak versi yang simpang siur, tetapi sekalipun kisah ini simpang siur dan tidak ada hubungannya sama sekali dengan kitab suci toh tetap saja mewarnai hari Natal. Demikian juga dengan Adanya pohon Natal atau Evergreen (Yeremia 10:2-3), sebetulnya adalah Suatu legenda tentang datangnya Nimrod pada tanggal 25 Desember, ada acara boleh cium siapa saja dibawah pohon “Mistletoe” yaitu jenis tanaman sulur2an yang berduri panjang dan rimbun yg disebut sebagai “Tanaman dewa” masih ingat lagu “I saw Mammy Kissing Santa Claus” dan hiasan2 bulat dipohon natal sbg simbul kehadiran dewa matahari, dan masih banyak hal2 lain yang mengarah pada pemujaan dewa matahari.
Nah apakah anda akan tetap seperti yang lain dengan melegalkan hari raya kafir ini dengan dalih dari dulu sudah dilakukan atau dengan alasan yang lain untuk penginjilan? atau berkata yang penting Yeshua lahi didalam hati? Ingatlah bahwa hari Raya Natal itu TIDAK PERNAH ADA DALAM KITAB SUCI. Mungkin anda bertanya, kalau begitu kapan sebenarnya Yeshua itu lahir? Silahkan anda lihat ke artikel Kapan Sebenarnya Yeshua itu lahir ke dalam dunia ini.

 
Gembala Sidang
kijang1.jpg
Waktu Sekarang
Kunjungan dari mana