WebSite Telah dikunjungi
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini62
mod_vvisit_counterKemarin428
mod_vvisit_counterMinggu ini1891
mod_vvisit_counterMinggu lalu2495
mod_vvisit_counterBulan ini7155
mod_vvisit_counterBulan lalu13018
mod_vvisit_counterKeseluruhan617098

Online (20 minutes ago): 9
Your IP: 23.20.120.3
,
Today: Oct 19, 2017
KOH AMAR YAHWEH OSAH YAHWEH YOTSER OTAH LAHAKINAH YAHWEH SHEMO........Beginilah Firman Yahweh Pencipta, Yahweh yang telah membentuknya dan mengukuhkannya: YAHWEH adalah Nama-Nya. (YeremiYah 33:2)

Apakah Gereja anda merayakan Sabat?

Semangat dan suka cita Sabat
Devarim / Ulangan 5:15; YesaYah 58:13-14

“Dan engkau harus ingat bahwa dahulu engkau adalah budak di tanah Mesir, tetapi Yahweh, Elohimmu, telah mengeluarkan engkau dari sana dengan tangan yang kuat dan lengan yang teracung. Itulah sebabnya Yahweh, Elohimmu memerintahkan engkau untuk memelihara hari Sabat.” (Devarim 5:15)

Ingatlah akan hari Sabat untuk mengkuduskannya. Enam hari engkau harus bekerja dan melakukan sebaga pekerjaanmu, tetapi hari ke tujuh adalah Sabat bagi Yahweh, elihimmu. Setiap pekerjaan jangan engkau lakukan, baik engkau maupun anak laki-lakimu dan anak perempuanmu, budakmu dan wanita pelayanmu, dan ternakmu serta orang asing yang ada di tempat kediamanmu. (Shemoth/ Keluaran 20:8-10)

Sebagai orang Kristen kita dituntut untuk mentaati Firman Tuhan, dan salah satunya adalah merayakan hari Sabat sebagai hari perhentian yang dikuduskan oleh Bapa Yahweh,  ketetapan ini dibuat sendiri oleh Bapa Yahweh, jika anda sebagai gembala jemaat apakah gereja anda sudah mentaati hal ini? kasihan jemaat yang mau mentaati Firman Tuhan tetapi gereja anda tidak memberi fasilitas ibadah Sabat, jika anda berdalih dengan berkata bukankah kebaktian itu sudah ada pada hari Minggu? dari dulu juga sudah seperti itu berarti anda sangat tidak memahami Firman Tuhan. Karena sejak Yahweh menjadikan langit dan bumi dan manusia diciptakan pada hari ke-enam, dan hari ke tujuh Yahweh berhenti dari segala penciptaanNya, dan mengkuduskan hari ke tujuh, mungkin kita yang Kristennya dari dulu tidak diajarkan tentang hari sabat kita akan berdalih dengan berbagai macam argumentasi untuk menghindari kebaktian Sabat, dan berkata bukankah dalam jaman gereja mula-mula mereka kebaktiannya setiap hari? (Maaseh Schlihim/ Kisah rasul 2:46) Benar, justru karena ditulis setiap hari itu berarti Sabat tidak dihapus khan? Perintah ini sangat mudah sebenarnya tetapi para pendeta berkeras hati karena mereka masih memiliki pola pandang Yunani yang menghapus Sabat dan mengubahnya untuk merayakan pemujaan dewa matahari, makanya orang menyebutnya “SUNDAY” atau hari pemujaan hari dewa matahari. Jika anda sebagai gembala menganggap kalau jaman gereja mula-mula juga kebaktiannya setiap hari dan tidak ada sangkut pautnya dengan dewa matahari, saya masih setuju sejauh anda memberi fasilitas ibadah Sabat, tetapi kalau tidak? Jelas ini penghapusan Sabat, dan hal ini dimata Tuhan itu hukumnya sama dengan dosa ber zinah. Lho kenapa begitu? Benar, coba lihat apa hukuman orang berzinah dan apa hukuman orang tidak melakukan Sabat? Mari kita baca dalam kitab Shemoth/ Keluaran 35:1-2 “Dan Moshe mengumpulkan seluruh bani Israel, dan berkata kepada mereka, “Inilah firman yang telah Yahweh perintahkan untuk mereka lakukan. Enam hari haruslah pekerjaan dilakukan, dan pada hari ke tujuh adalah kudus bagimu, yakni Sabat, perhentian bagi Yahweh; setiap orang yang melakukan pekerjaan pada hari itu, ia harus dihukum mati.”

Sangat disayangkan karena bangsa Israel ternyata tidak mentaati perintah Tuhan dan menodai hari Sabat. (Yehezkiel 20:13,16)
Bapa Yahweh menghendaki umat manusia merayakan Sabat, tetapi satan menentang ketetapan ini dengan:

        1. Mengubah waktu dan ketetapan (Daniel 7:25)
2. Mencemarinya dengan darah, yang nanti akan dilaksanakan pada masa anti Hamasiakh berkuasa di   bumi ini (Matityahu/ Matius 25:15-20)
3. Menghapus Sabat dengan target kerja (Shemoth 5:9)

Kenali roh dibalik penghujatan ini, jangan anda berkata, itu khan aturan Torah, sekarang tidak perlu lagi.... Ah... jangan berkeras hati dengan membuat statement yang tidak berdasar dari Firman Tuhan sama sekali, ingat anda seorang pemimpin gereja yang dituntut lebih besar. Coba kita lihat,

Apakah Yeshua menghapus Sabat dan tidak datang pada hari Sabat? Luqas 4:16,31; 6:6 ; 13:10)

Apakah rabi Shaul (Paulus) menghapus Sabat? Ternyata Tidak, karena dia juga kebaktian pada hari Sabat (Maaseh Schlihim/ Kisah Rasul 13:14; 42-44; 15:21; 16:13; 17:2; 18:4) termasuk rasul-rasul yang lain juga merayakan sabat.

Sekali lagi coba lihat sangsinya bila tidak merayakan sabat (Shemot 31:14-15; 35:2; NehemiYah 13:18) 
berarti ada roh kutuk didalamnya. Tetapi siapa yang memelihara hari Sabat ada berkat didalamnya (YesaYah 56:1-8)

Jika kita mengasihi Bapa Yahweh, laksanakan saja apa yang menjadi perintahNya dan jangan berpikir akan berkat karena itu sudah otomatis, nah kembali pada pertanyaan awal, APAKAH GEREJA ANDA SUDAH MELAKUKAN KEBAKTIAN SABAT?
Perhatikan gambar2 dibawah ini, sebagai bukti kalau Satan itu berusaha untuk mencemari hari Sabat.






 
Gembala Sidang
lukas1aa.jpg
Waktu Sekarang
Kunjungan dari mana