WebSite Telah dikunjungi
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini253
mod_vvisit_counterKemarin349
mod_vvisit_counterMinggu ini602
mod_vvisit_counterMinggu lalu2070
mod_vvisit_counterBulan ini3269
mod_vvisit_counterBulan lalu12251
mod_vvisit_counterKeseluruhan638695

Online (20 minutes ago): 4
Your IP: 54.90.92.204
,
Today: Dec 11, 2017
KOH AMAR YAHWEH OSAH YAHWEH YOTSER OTAH LAHAKINAH YAHWEH SHEMO........Beginilah Firman Yahweh Pencipta, Yahweh yang telah membentuknya dan mengukuhkannya: YAHWEH adalah Nama-Nya. (YeremiYah 33:2)

Berapa orang majus yang mendatangi bayi Yeshua?

Sesuatu yang aneh dan lucu jika org Kristen Natalan yang dilakukan tiap tahun, Natalnya saja sudah salah karena Yeshua tidak pernah lahir tanggal 25 Desember, ditambah lagi kesalahan yg lain yaitu dengan datangnya tiga orang Majus menemui bayi Yeshua, diayat mana dan kitab apa yg memberitahukan kalau orang Majus itu ada tiga? ayo siapa yg bisa menemukan segera hubungi kami kalau ada ayatnya yang menunjukkan 3 orang kami berani bayar 1 juta rupiah....he..he..he..he sampai tua nggak bakal ketemu, lalu berapa sebenarnya jumlah orang Majus yang menemui bayi Yeshua? Jika sdr membaca kitab Sefer Dvor (Salah satu dari kitab Esseni yang dikanonkan tahun 92 Masehi, yang terkena sensor pada kanonisasi oleh uskup Atanasius dg kuasa dari  Konstantin tahun 325-381) kita menemukan bahwa orang Majus itu jumlahnya ada 12 orang dan mereka adalah raja2, coba simak artikel dibawah ini.

KETIKA YESHUA LAHIR di Beith-Lekhem kota Yehuda, dan bintang itu tampak kepada orang Majus di Timur, dua belas raja–raja Persia membawa upeti persembahan; emas, minyak myrrh, dan kemenyan -- dan datang menyembah Dia.
Nama–nama mereka adalah: Zarwândâd anak dari Artabân2, dan Hôrmîzdâd anak dari Sîtârűk (Santarôk), Gűshnâsâph (Gushnasp) anak dari Gűndaphar, dan Arshakh anak dari Mîhârôk; empat orang ini membawa emas. Zarwândâd anak dari Warzwâd, Îryâhô anak dari Kesrô (Khosrau), Artahshisht anak dari Holîtî, Ashtôn`âbôdan anak dari Shîshrôn; empat orang ini membawa minyak wangi myrrh.
Męhârôk anak dari Hűhâm, Ahshîresh anak dari [hal.85] Hasbân, Sardâlâh anak dari Baladân, Merôdâkh anak dari Beldarân; empat orang ini membawa kemenyan.
Beberapa orang mengatakan bahwa persembahan yang dibawa orang–orang Majus dari Timur dipersembahkan kepada Tuhan kita yang terbaring di dalam Gua Peninggalan Adam [1]; dan Adam memerintahkan Set mewariskannya dari keturunan kepada keturunan hingga Tuhan kita muncul, dan mereka orang Majus ini membawa persembahan dan menyerahkannya kepada Dia. Tetapi (cerita) ini tidak diterima Jemaat. Ketika orang–orang Majus datang ke Yerusalem, seluruh Kota dikagetkan mendengar kabar ini; dan raja Herodes mendengar kabar itu dan tersentak. Dia kumpulkan Tua–tua imam dan ahli Kitab Suci dari kaum Yahudi bersama, dan meminta keterangan di manakah tempat Mshikha akan dilahirkan; dan mereka berkata kepadaNya, di Beith-lekhem kota Yudah, sebab inilah yang dituliskan dalam nabi–nabi. [2] Kemudian Herodes memanggil orang Majus itu dan menyanjung mereka dan Anak itu dengan sungguh–sungguh, dan jika mereka sudah menemukan Dia mereka diminta untuk memberitahukannya kepada Herodes agar dia bisa juga pergi dan menyembah Anak itu. Setelah orang Majus berpamitan meninggalkan Herodes untuk melanjutkan perjalanan menelusuri sepanjang jalan, tiba–tiba bintang itu tampak lagi, membimbing mereka hingga pada suatu tempat dan tepat berhenti di atas (tempat) di mana sang Anak itu berada. Dan ketika mereka memasuki gua itu, mereka melihat sang Anak bersama dengan Miriam IbundaNya, mereka langsung saja tersungkur bersujud dan menyembah Dia, kemudian mereka membuka harta perbendaharaannya dan mempersembahkannya kepada Dia, emas, minyak myrrh dan kemenyan. Emas bagi KemaharajaanNya, dan minyak myrrh bagi PenguburanNya, serta kemenyan bagi KeilahianNya. Setelah itu kemudian mereka mendapat wahyu dalam suatu mimpi agar mereka jangan kembali kepada Herodes, dan mereka pulang ke negerinya melalui jalan lain. Beberapa orang mengatakan orang–orang Majus mengambil potongan kain lampin bedung Tuhan kita untuk mereka sebagai benda kenangan terberkati [3].hal. 86
Kemudian, Longinus si orang bijak menulis kepada Kaisar Augustus dan berkata kepadanya, 'Orang–orang Majus, raja–raja dari Persia, telah datang dan masuk ke dalam wilayah kerajaan baginda, dan telah mempersembahkan upeti persembahan kepada seorang Anak yang lahir di Yudah; namun siapakah Dia, dan Anak siapakah Dia, tidak kami ketahui.‘ Kaisar Augustus membalas surat itu kepada Longinus, katanya, 'Engkau sudah bertindak bijaksana memberitahukan hal ini kepada kami (perkara– perkara ini) dan kamu tidak menyembunyikan (semua peristiwa ini) dari kami.‘ Dia juga menulis surat kepada Herodes, dan meminta dia untuk mengijinkan dia mengetahui kisah Anak itu. Ketika Herodes mempertanyakan tentang sang Anak itu, dan menyadari telah dilecehkan oleh Orang–orang Majus, dia menjadi marah besar dan mengutus (prajurit) dan menyembelih semua anak–anak di Beith-lekhem dan sampai wilayah perbatasan, dari usia 2 tahun dan usia kebawah, sesuai waktu yang mana dia minta dari orang–orang Majus. Jumlah anak–anak yang disembelih adalah 2000 anak, tetapi yang lain berkata 1800 jiwa. Pada saat Yokhanan [1] anak Zekhariah dicari–cari, ayahnya mengambil dia dan membawa dia di hadapan mezbah; dan dia menumpangkan tangan ke atasnya, dan melimpahkan padanya jabatan keimamatan, kemudian membawanya keluar serta menyembunyikannya di Padang Gurun. Ketika mereka tidak bisa menemukan Yokhanan anaknya, mereka menyembelih Zekhariah ayahnya diantara anak tangga [2] dan mezbah. Mereka berkata bahwa dari hari itu saat Zekhariah dibunuh darahnya bergelembung-gelembung hingga Titus anak Vespasian datang dan menyembelih 300 ribu jiwa penduduk Yerusalem, dan kemudian aliran genangan darah berhenti [3]. Ayah dari seorang anak bernama Nathaniel juga mengambil dia dan membungkusnya dan meletakkannya di bawah pohon - Ara; akhirnya dia selamat dari pembunuhan. Itulah sebabnya Tuhan kita berkata kepada Nathaniel, 'Sebelum Filipus memanggil engkau, Aku sudah melihat engkau, ketika engkau berada dibawah pohon – Ara.? [Baca, Injil Yokhanan 1: 48]

 
Gembala Sidang
lukas1aa.jpg
Waktu Sekarang
Kunjungan dari mana